Vitamin yang direkomendasikan untuk bayi
Vitamin yang direkomendasikan untuk bayi. (motherhoodcare.com)

Apakah bayi baru lahir membutuhkan vitamin tambahan? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Dilihat dari kebutuhan sang bayi, jika ia mempunyai kesehatan yang cukup baik maka hanya perlu mendapatkan Air Susu Ibu (ASI eksklusif) saja.

Namun jika bayi mempunyai masalah kesehatan atau terlahir prematur maka perlu tambahan vitamin atas perintah dan pengawasan dokter. Jangan berusaha untuk memberikan vitamin kepada bayi tanpa rekomendasi atau resep dari dokter.

Setiap anak mempunyai kebutuhan makanan, vitamin dan suplemen tambahan yang berbeda-beda. Dokter anak akan memberikan resep atau rekomendasi mengenai jenis dan dosis vitamin sesuai dengan yang dibutuhkan oleh bayi.

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) kepada bayi ketika telah berumur 6 bulan ke atas. Pada kondisi ini bayi membutuhkan cukup banyak nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak dan mineral.

Kandungan-kandungan nutrisi tersebut dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan seperti buah-buahan, sayuran, daging dan ikan. Dari jenis-jenis makanan tersebut, vitamin jenis apa saja yang dibutuhkan oleh bayi?

Baca juga:

8 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh bayi

Dikutip dari berbagai sumber, berikut berbagai vitamin yang dibutuhkan oleh bayi dalam tumbuh kembangnya.

1. Vitamin A

Vitamin A yang dapat diperoleh dari berbagai jenis sayuran, buah, daging atau ikan ini berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, rambut dan mata sang bayi.

Pemberian vitamin A dapat dimulai sejak bayi berusia 0-6 bulan pertama sejak kelahiran dengan dosis 370 mikogram (mcg) setiap harinya. Ini berlaku hanya untuk bayi yang terlahir prematur atau yang membutuhkan vitamin dan suplemen tambahan khusus.

Sedangkan bayi yang terlahir normal dan mempunyai kesehatan yang bagus, dapat diberikan vitamin A sejak bayi berusia di atas 6 bulan hingga 3 tahun sebanyak 400 mcg per hari.

Pemberian vitamin A dapat diberikan dalam bentuk cair dari resep dokter atau Anda dapat membuat makanan dari berbagai bahan seperti: wortel, kuning telur, bayam, brokoli, hati ayam atau sapi, ikan dan minyak ikan.

2. Vitamin B1, B2, B3, B6, B9 dan B12

Mudah untuk membuat makanan bayi yang mengandung berbagai jenis vitamin B ini, pasalnya vitamin B dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan yang mudah didapatkan seperti: nasi, daging sapi atau ayam, ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Dirangkum dari Alodokter, berikut vitamin B yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh kembangnya:

  • Vitamin B1 bermanfaat untuk tumbuh kembang dan merangsang fungsi sel tubuh sekaligus sel saraf pada bayi. Bayi membutuhkan sebanyak 0,3 miligram (mg) vitamin B1 per hari.
  • Vitamin B2 bermanfaat untuk melindungi sel dari kerusakan dan menjaga kesehatan mata, kulit dan sistem saraf. Bayi membutuhkan sebanyak 0,3 mg vitamin B2 per hari.
  • Vitamin B3 bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan sistem saraf serta untuk mengubah protein dan lemak menjadi energi. Bayi membutuhkan sebanyak 2-4 mg vitamin B3 per hari.
  • Vitamin B6 bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak dan memelihara sistem kekebalan tubuh. Bayi membutuhkan 0,1-0,3 mg vitamin B6 per hari.
  • Vitamin B9 bermanfaat untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, menciptakan sel darah merah dan mencegah terjadinya anemia. Bayi membutuhkan sebanyak 65-80 mcg vitamin B9 per hari.
  • Vitamin B12 bermanfaat untuk menjaga sel saraf dan membuat darah untuk tetap sehat hingga berfungsi untuk pembentukan DNA setiap hari. Bayi membutuhkan sebanyak 0,4-0,5 mg vitamin B12 per hari.

3. Vitamin C

Anda dapat memperoleh kandungan vitamin C dari berbagai jenis buah dan sayur seperti jeruk, pepaya, mangga, strawberry, tomat, paprika, kembang kol dan brokoli.

Vitamin C dibutuhkan tubuh khususnya bayi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, penyerapan kalsium, mencegah terjadinya infeksi serta membantu dalam proses penyerapan zat besi yang dilakukan oleh tubuh.

Tidak hanya itu, vitamin C juga membantu untuk menguatkan jaringan tubuh, kulit, otot dan pembentukan tulang rawan (kolagen). Setiap harinya bayi membutuhkan sebanyak 40-50 mg vitamin C.

4. Vitamin D

Cukup mudah untuk mendapatkan vitamin D yang dibutuhkan oleh bayi, seperti sinar matahari di pagi sebelum pukul 9 pagi. Selain itu, vitamin D dapat diperoleh dari daging atau hati sapi, kuning telur, ikan, susu kedelai atau sereal khusus untuk bayi.

Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh bayi untuk proses penyerapan kalsium dan memperkuat pembentukan tulang dan gigi. Bayi membutuhkan sebanyak 5-8,5 mcg vitamin D per hari.

5. Vitamin E

Buah seperti alpukat, mangga, kiwi atau sayuran seperti brokoli dan bayam cukup banyak mengandung vitamin E yang dibutuhkan bayi untuk melindungi sel dari kerusakan serta membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, vitamin E bermanfaat untuk menyehatkan kulit dan mata si kecil. Dibutuhkan sebanyak 4-5 mg vitamin E per harinya.

6. Vitamin K

Sayuran mayur seperti kol atau kembang kol, brokoli dan bayam mempunyai kandungan vitamin K yang baik untuk membantu proses pembekuan darah ketika terjadi luka dan mempercepat penyembuhan luka pada bayi.

Vitamin K tidak hanya dapat diperoleh dari sayuran saja, daging dan telur juga mempunyai cukup banyak kandungan vitamin K. Bayi membutuhkan sebanyak 5-10 mcg vitamin K per hari.

7. Zat Besi

Salah satu vitamin yang sangat bagus untuk tumbuh kembang sang bayi baik dalam hal sensori dan motorik. Zat besi dapat mempengaruhi anak dalam proses belajar, berperilaku dan membantu perkembangan fisik.

Selain itu, zat besi dibutuhkan tubuh untuk proses pembentukan sel darah hingga membantu memperlancar pendistribusian gizi dan oksigen ke seluruh tubuh.

Zat besi dapat diperoleh dari ASI, susu formula dan sereal khusus bayi. Terlebih bagi bayi prematur sangat membutuhkan asupan suplemen ini.

8. DHA

Docosahexanoic Acid (DHA) membantu perkembangan otak dan mata anak tumbuh dengan sempurna sejak dalam kandungan. Vitamin ini dapat diperoleh melalui ASI atau ikan seperti tuna, salmon dan sarden, dapat pula diperoleh dari minyak ikan yang mengandung asam lemak omega-3.

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan DHA yang dapat diperoleh dari susu formula yang ada di pasaran. Selain DHA, susu formula juga telah dilengkapi dengan vitamin dan mineral yang berfungsi untuk menurunkan kadar trigliserida hingga meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).


Itulah 8 vitamin untuk bayi yang sebaiknya Anda ketahui. Insan Medika tidak merekomendasikan Anda untuk memberikan berbagai jenis vitamin tersebut kepada bayi tanpa perintah dan pengawasan dari dokter. Pastikan untuk selalu melakukan konsultasi kepada dokter untuk memenuhi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan oleh bayi Anda!

Anda membutuhkan perawat bayi baru lahir atau perawat anak berkebutuhan khusus dari para bidan profesional dan berpengalaman? Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang mempunyai empat layanan utama, yaitu: Perawat Medis, Perawat Orang Sakit, Perawat Lansia dan Perawat Bayi/Anak. Hubungi Insan Medika.

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here