Paparan Pestisida Terhadap Parkinson
Paparan Pestisida Terhadap Parkinson

Penyakit Parkinson adalah kelainan neurodegeneratif progresif yang ditandai dengan gejala motorik seperti tremor, rigiditas, kelambatan gerakan dan masalah dengan gaya berjalan. Gejala motorik sering disertai dengan kelelahan, depresi, nyeri dan masalah kognitif. – Jurnal Nature Research.

Rata-rata 2-3% lansia usia 65 tahun ke atas mudah terkena Penyakit Parkinson, sehingga penyakit ini tergolong ke penyakit umum untuk kalangan lansia.

Berdasarkan artikel yang diterbitkan oleh Harvard Medical School mengungkapkan jika penderita Parkinson di Amerika mencapai satu juta orang.

Penyakit ini menyerang sel-sel otak yang menghasilkan dopamin, bahan kimia pensinyalan saraf yang membantu mengendalikan gerakan otot. Dengan begitu, penderita Parkinson sering mengalami tremor (gemetar) dan kesulitan dalam menyeimbangkan badan.

Sampai sejauh ini para peneliti pelum bisa menentukan penyebab pasti dari penyakit Parkinson, namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan pestisida dapat meningkatkan risiko Parkinson hingga 80%.

Temuan tersebut diterbitkan oleh American Academy of Neurology dalam edisi cetak pada 28 Mei 2013, penulis studi Emanuele Cereda mengatakan “Hal ini bisa terjadi karena ada hubungan antara pertanian (penggunaan pestisida) dengan populasi pengidap penyakit Parkinson.”

Baca juga: Kurangi Risiko Terkena Alzheimer dan Demensia Dengan Konsumsi Jamur

Namun para peneliti juga belum bisa menentukan dengan pasti bagaimana pestisida mempengaruhi kesehatan manusia, apakah melalui paparan udara, paparan langsung ke kulit, penyemprotan terhadap tanaman pertanian atau kombinasi di antara semuanya.

Careda menambahkan bahwa penelitian ini menunjukkan peningkatan risiko Parkinson terhadap paparan pestisida, “Penelitian kami menunjukkan bahwa risiko meningkat dengan adanya paparan bahan kimia ini (pestisida)”.

Untuk menghindari atau menurunkan risiko Parkinson yang disebabkan paparan pestisida, menurut Dr. Michael Schwarzschild profesor di Harvard Medical School mengatakan “Jika penggunaan pestisida tidak dapat dihindari, setidaknya Anda harus benar-benar membaca dan mengikuti instruksi keselamatan pada label saat menggunakan pestisida.”

Instruksi yang umum dilakukan saat berhadapan dengan pestisida adalah penggunaan pakaian khusus, penutup mulut, sarung tangan karet, mencuci dengan baik, meminimalkan paparan dan kurangi mengkonsumsi buah atau sayur yang mengandung pestisida.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Yang Wajib Dikonsumsi Pasca Operasi

Sayur dan Buah Yang Paling Banyak Mengandung Pestisida

5 Jenis Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Stroke Ringan
Buah dan sayur yang mengandung banyak pestisida.

CNN Indonesia memuat berita elektronik yang diterbitkan pada 1 Maret 2015 menjabarkan 12 Sayuran dan buah-buahan yang paling banyak mengandung pestisida. Waspadai sayur-sayuran di bawah ini:

  1. Kentang
  2. Kacang Kapri
  3. Tomat Ceri
  4. Timun
  5. Paprika
  6. Bayam
  7. Seledri
  8. Anggur
  9. Strawberi
  10. Nectrrines
  11. Persik
  12. Apel

Cara Membersihkan Pestisida Pada Buah dan Sayur

Mencuci buah dan sayur dari pestisida
Mencuci buah dan sayur dari pestisida

Walau saat ini mulai muncul trend buah dan sayur organik, namun masih ada banyak yang mengandung pestisida.

Untuk menghilangkan atau membersihkan pestisida dari buah dan sayur, dapat dilakukan dengan cara berikut:

  1. Mencuci dengan sabun khusus buah dan sayur pada air mengalir, mencuci dengan air saja tidak akan bisa menghilangkan paparan pestisida.
  2. Gunakan Cuka untuk membersihkan buah dan sayur dari bakteri dan menghancurkan lapisan lilin pada buah.
  3. Kupas kulit buah dan sayur atau potong pada bagian yang rusak
  4. Jika perlu gunakan sikat untuk menghilangkan bagian yang kotor dan susah dibersihkan, setelah itu bilas, keringkan dan simpan di tempat bersih dan sejuk seperti lemari es.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, hidup sehat dengan gaya hidup dan pola makan yang baik.

Jika Anda membutuhkan perawat pribadi untuk merawat orang sakit medis atau pun pendampingan pasca operasi dapat menggunakan layanan jasa home care Insan Medika. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Khusus pembaca artikel ini berhak mendapatkan harga spesial.* Pesan sekarang!

Baca juga:


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here