Gondongan: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

0
185
Gondongan
Gondongan: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan. (Img: seasonsmedical.com)

Gondongan adalah kondisi peradangan pada kelenjar parotis yang disebabkan oleh infeksi virus golongan paramyxovirus. Gejala utama dari gondongan adalah bengkak pada pipi atau di daerah bawah telinga.

Gondongan dapat menular sesama manusia melalui droplet (percikan) air liur atau lendir yang ada pada mulut atau hidung, umumnya gondongan diderita oleh anak-anak.

Secara kasat mata, anak-anak yang mengalami gondongan akan mengalami pembengkakan pada salah satu sisi bagian wajah.

Baca juga: Sinus Preauricular: Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Perawatan

Penyebab Gondongan

Virus dari golongan paramyxovirus menjadi pemicu kondisi gondongan, penularan virus penyebab gondongan ini dapat melalui percikan (droplet) air liur seseorang yang telah terinfeksi.

Selain itu, virus ini dapat tinggal sementara di benda-benda seperti peralatan makan, meja, gagang pintu atau tombol lift. Seseorang yang menderita gondongan dan menyentuh mulutnya dengan tangan lalu tangan tersebut menyentuh benda-benda di sekitarnya maka virus paramyxovirus dapat berpindah ke benda tersebut.

Apa bila benda yang terkontaminasi virus paramyxovirus di sentuh oleh orang lain maka orang tersebut berisiko tertular virus penyebab gondongan ini. Secara umum, berikut bagaimana seseorang dapat tertular virus gondongan:

  • Menghirup droplet saat penderita gondongan batuk atau bersin.
  • Kontak langsung dengan penderita gondongan seperti ciuman.
  • Menggunakan benda-benda yang pernah dipakai atau disentuh oleh penderita gondongan.

Faktor Risiko Gondongan

Pada umumnya, semua orang berisiko mengalami gondongan tidak hanya terbatas pada anak-anak usia 2-12 tahun saja. Risiko gondongan akan semakin meningkat pada seseorang yang:

  • Tidak mendapatkan vaksin MMR.
  • Mempunyai penyakit yang menyebabkan sistem imun melemah seperti HIV/AIDS, Imunodefisiensi atau Lupus.
  • Penggunaan obat-obatan kortikosteroid.
  • Melakukan kemoterapi.
  • Tinggal dan berinteraksi dengan penderita gondongan.

Gejala Gondongan

Seseorang yang terinfeksi virus penyebab gondongan akan mengalami gejala setelah 2-3 minggu sejak pertama kali terkontaminasi.

Virus gondongan akan masuk melalui sistem pernapasan seperti mulut atau hidung kemudian bergerak ke kelenjar parotis dan virus akan menetap, berkembang, berinkubasi hingga akhirnya menyebabkan gejala seperti:

  • Rasa nyeri pada persendian.
  • Mengalami demam tinggi hingga lebih dari 38 derajat.
  • Produksi air liur berkurang hingga mengalami mulut kering.
  • Rasa nyeri pada perut.
  • Tidak nafsu makan.
  • Rasa sakit atau nyeri saat menelan makanan.
  • Merasakan lelah, letih dan lesu.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Muncul pembengkakan pada salah satu sisi wajah.

Pada kondisi tertentu, penderita gondongan dapat mengalami gejala yang ringan bahkan menyerupai gejala flu, bahkan beberapa penderita gondongan tidak merasakan gejala sama sekali.

Komplikasi Gondongan

Virus penyebab godongan dapat menyebar dan menyerang bagian tubuh lain yang berisiko menimbulkan komplikasi seperti:

  • Peradangan indung telur atau ovarium pada wanita.
  • Peradangan pada kelenjar payudara.
  • Pankreatitis.
  • Peradangan pada selaput otak.
  • Peradangan pada saraf tulang belakang (meningitis).
  • Radang otak.
  • Gangguan sistem pendengaran hingga berakibat tuli.
  • Masalah pada organ jantung.
  • Risiko keguguran pada ibu hamil.
  • Pembengkakan pada satu atau kedua testis pada pria (orkitis).

Pengobatan Gondongan

Godongan dapat sembuh sendiri dengan syarat penderitanya mempunyai sistem kekebalan yang baik, namun bila tidak maka penderita dapat melakukan perawatan atau pengobatan seperti:

  • Kompres menggunakan air dingin atau panas pada area yang bengkak.
  • Perbanyak mengkonsumsi air putih dan hindari minuman yang bisa menyebabkan iritasi kelenjar parotis seperti jus buah.
  • Bila kesulitan untuk mengunyah atau menelan, konsumsilah makanan yang lunak dan mudah ditelan.
  • Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Istirahat dan tidur yang cukup.

Dengan pengobatan gondongan seperti di atas, umumnya dapat sembuh dalam kurun 1-2 minggu. Apa bila kondisi tidak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Harap selalu mengawasi setiap perkembangan kondisi gondongan terutama jika penderita adalah anak-anak, apa bila kondisi semakin memburuk dan menyebabkan gejala seperti:

  • Kejang.
  • Leher kaku dan sakit.
  • Sakit kepala tak tertahan.
  • Sering mengantuk.
  • Mengigau hingga kehilangan kesadaran (pingsan).

Segera periksakan ke dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi gondongan yang fatal.

Pencegahan Gondongan

Penyakit gondongan sebenarnya dapat dicegah dengan cara yang cukup mudah dan sederhana, yaitu:

  • Mengikutkan anak untuk vaksin atau imunisasi MMR (measles, mumps, rubella) sebanyak dua kali saat anak usia 15-18 bulan dan saat anak usia 5 tahun.
  • Menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan.
  • Tidak menggunakan peralatan makan atau mandi secara bersama-sama.
  • Saat batuk atau bersin, tutuplah menggunakan siku bagian dalam atau menggunakan tisu.
  • Tidak berinteraksi secara langsung dengan penderita gondongan.
  • Bagi penderita gondongan wajib untuk melakukan isolasi mandiri di dalam rumah selama 5 hari sejak pertama kali gejala dirasakan.

Pantangan Gondongan

Jika anak atau Anda mengalami gondongan sebaiknya patuhi pantangan dongongan berikut ini:

  • Jangan beraktivitas secara berlebihan.
  • Jangan mengkonsumsi makanan yang sulit untuk dikunyah.
  • Jangan minum minuman yang asam seperti jus buah.
  • Jangan makan makanan terlalu pedas dan panas.
  • Jangan beraktivitas di luar rumah.

Jasa Layanan Perawat Home Care Terbaik di Rumah
Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca juga:

lowongan kerja perawat home care insan medika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here