HomeKesehatan AnakAnak Beberapa Kali Kejang? Kenali Epilepsi Dari Gejala Berikut...

Anak Beberapa Kali Kejang? Kenali Epilepsi Dari Gejala Berikut Ini

Epilepsi (ayan) merupakan salah satu gangguan neurologis (gangguan sistem saraf) yang mana sinyal listrik pada otak terlampau tinggi sehingga menimbulkan kejang pada sebagian atau keseluruhan bagian tubuh.

Jika anak pernah mengalami kejang beberapa kali dalam 24 jam maka Anda harus waspada dan segera melakukan pemeriksaan kepada dokter. Pada beberapa kasus kejang yang di alami anak bisa berindikasi terkena kejang demam.

Step atau yang bisa dikenal juga dengan ayan secara berulang adalah salah satu tanda anak mengalami epilepsi. Berikut adalah gejala epilepsi pada anak yang sebaiknya Anda ketahui.

Baca juga: Fakta dan 10 Manfaat Bawang Putih Yang Mampu Memberantas Penyakit Mematikan Ini. Nomor 6 Tak Terduga!

Gejala Epilepsi

  1. Gerakan tiba-tiba pada lengan atau kaki secara tidak sadar.
  2. Psikis akan terganggu dengan muncul perasaan terancam, ketakutan dan kecemasan tanpa sebab.
  3. Linglung dan tatapan kosong pada satu titik.
  4. Pingsan atau tak sadarkan diri.

Dokter mengklasifikasikan kejang yang dialami berdasarkan aktivitas otak. Kejang yang dialami oleh anak atau orang dewasa berbeda-beda tergantung pada aktivitas otaknya.

Berikut adalah kejang atau epilepsi berdasarkan aktivtas otak yang terganggu:

Parsial (Kejang Fokal)

Ketika bagian otak yang terkena aktivitas tidak normal maka bagian tubuh akan mengalami step. Kejang fokal terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

Kejang Fokal Sadar

Kejang fokal sadar bisa juga disebut dengan kejang parsial simpel. Seperti pada namanya, saat seseorang terkena kejang fokal maka masih bisa mempertahankan kesadarannya walau beberapa di antara mereka tidak dapat berkomunikasi hingga kejang berhenti.

Baca juga: Cari Jasa Perawat Homecare Infal Lebaran Terbaik di Indonesia? Berikut Ulasannya

Kejang parsial simpel mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Penderita akan mengalami seperti dejavu atau pusing
  2. Mengalami kesemutan pada bagian tubuh tertentu
  3. Bagian tubuh seperti tangan atau kaki akan mengalami hentakan tanpa dikendekai
  4. Muncul perasaan tidak nyaman dan tenang seperti takut, marah dan sekaligus gembira tanpa sebab
  5. Muncul halusinasi seperti suara berdering atau bau-bau yang sebenarnya tidak ada

Kejang Fokal Tak Sadar

Kejang fokal tak sadar bisa juga disebut dengan kejang parsial kompleks. Berbeda dengan kejang parsial simpel yang mana penderita kejang parisal kompleks akan mengalami gangguan pada kesadaran. Ciri-cirinya bisa seperti tidak merespon ketika dipanggil, sentuhan atau tidak menghiraukan bentuk interfensi dari orang lain.

Ada juga gejala yang mengawali kejang parisal kompleks bisa berupa penderita melakukan aktivitas fisik secara berulang-ulang. Contohnya menggosokan tangan, menelan, mengunyah dan berjalan berputar-putar yang berlangsung selama 30 detik hingga 60 detik.

Kejang Secara Umum

Beberapa ahli membagi kejang umum menjadi 6 (enam) jenis, namun secara kejala atau ciri-ciri dari keseluruhan jenis kejang umum tersebut hampir sama.

Ada pun gelaja kejang umum adalah sebagai berikut:

  1. Menatap ke atas cukup lama.
  2. Diikuti dengan mata berkedip-kedip.
  3. Bagian tubuh akan mengalami kekuan hingga gemetar.
  4. Penderita akan menggigit lidah.
  5. Kekauan yang terjadi pada bagian tubuh akan mengakibatkan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh.
  6. Kehilangan keseimbangan diakibatkan oleh serangan mioklonik atau sentakan singkat dari persendian lengan dan kaki.
  7. Beberapa kasus akan membuat penderita mengompol karena hilangnya kontrol pada kandung kemih.

Baca juga: Begini Cara Menangani Penderita Alzheimer Yang Baik dan Benar

- Advertisement -
Yusuf Dwi Putrahttp://insanmedika.co.id
Jasa home care penyedia layanan kesehatan dengan menghadirkan perawat lansia, perawat medis, perawat orang sakit hingga perawat anak di rumah pribadi pengguna jasa. Home care terbesar di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Artikel Terbaru

ARTIKEL POPULER

Cara mengobati luka bernanah

Cara Mengobati Luka Bernanah Agar Cepat Kering dan Sembuh

18
Luka terbuka yang berdarah jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat maka dapat mengakibatkan keluarnya nanah pada luka tersebut. Luka bernanah disebabkan oleh adanya infeksi bakteri...
4 Jenis obat salep untuk luka bernanah

Gunakan 4 Jenis Salep Berikut Ini Untuk Mengobati Luka Bernanah

0
Apa bila sebuah luka yang mengalami peradangan tak kunjung diobati maka dapat memicu infeksi bakteri atau jamur yang disebut dengan piogenik penyebab munculnya nanah. Beberapa...
Kabar Baik! Ilmuwan Israel Temukan Vaksin Virus Corona

Kabar Baik! Ilmuwan Israel Temukan Vaksin Virus Corona

0
Avian infectious bronchitis virus (IBV), ialah sebuah penyakit yang dianggap mirip dengan virus corona (Covid-19) telah diteliti selama beberap tahun terakhir oleh tim ilmuan...
10 Obat Panu Paling Ampuh di Apotek Beserta Harganya

10 Obat Panu Paling Ampuh di Apotek Beserta Harganya

0
Panu (Tinea Versicolor) adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur secara abnormal sehingga menimbulkan corak warna yang berbeda dari kulit di sekitarnya. Penyakit kulit...
Kumpulan 10 Kata-Kata Bijak untuk Perawat yang Sangat Memotivasi

Kumpulan 10 Kata Bijak Yang Sangat Memotivasi untuk Perawat

0
Terlepas dari peran dokter, perawat adalah profesi yang sangat mulia, di tangan dan hatinyalah pasien dapat kembali sehat dan membuat semua orang bahagia. Perawat mempunyai...
Pesan Sekarang!
Pesan Sekarang!
Butuh Perawat Home Care