Jenis-Jenis Penyakit Diabetes dan Penyebabnya

0
539
Penyakit diabetes pada lansia
Penyakit diabetes pada lansia. (dailypost.ng)

Gangguan pengaturan gula darah memiliki julukan sebagai Diabetes Mellitus, di mana hal tersebut ialah timbulnya kencing manis atau penyakit gula.

Glukosa memang dibutuhkan oleh tubuh, ia berperan menjadi sumber energi untuk tiap sel dan jaringan pada tubuh dan berasal dari makanan serta minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Lebih tepatnya, glukosa muncul dari cadangan makanan yang kita simpan dalam hati (liver).

Gaya hidup kerap membutakan dalam mengantisipasi lahirnya penyakit ini, yang telah jadi momok, warisan, pula masif terjadi.

Ketidakpedulian dalam mencegahnya dapat mengantarkan kita pada komplikasi dan nyawa yang terancam jika penanggulangannya tidak pada tangan yang tepat.

Baca Juga : 6 Jenis Makanan dan Minumam Ini Wajib Dikonsumsi Penderita Diabetes

Diabetes Labil

Keadaan di mana kadar gula dalam darah cukup sulit untuk dikendalikan, dan perubahan yang terjadi sangatlah cepat.

Mendadak kadar gula terlalu rendah (Hipoglikemia), seketetika kadar gula terlalu tinggi (Hiperglikemia).

Diabetes Labill atau Brittel Diabetes juga bisa disebabkan oleh stres, pengaruh alkohol, narkoba, penyakit celiac, dan gastroparesis.

Hal lain yang menyebabkan penyakit ini terjadi ialah:

  • Kekurangan vitamin D.
  • Riwayat medis keluarga.
  • Malas bergerak.
  • Obesitas.
  • Terjangkit virus yang menginfeksi.
  • Sel sistem tubuh mengalami kerusakan.

Diabetes Gestasional

Kencing manis yang menyerang ibu hamil. Terjadi ketika gula darah menumpuk dalam darah, yang diakibatkan oleh pemberontakan sel-sel hasil hormon terhadap insulin.

Sementara insulin ekstra yang dihasilkan oleh pankreas sepenuhnya tidak dapat mengatasi hal ini.

Namun, selain karena riwayat medis keluarga, yang dapat menyebabkan hal ini terjadi ialah:

  • Obesitas sebelum kehamilan.
  • Pernah mengalami keguguran.
  • Mengidap diabetes sebelum hamil.
  • Melahirkan di usia lebih dari 30 tahun.
  • Memiliki riwayat penyakit polycystic ovarian syndrome.
Obat diabetes alami untuk menurunkan gula darah
Obat diabetes alami untuk menurunkan gula darah. (health.harvard.edu)

Baca Juga : Obat Diabetes Alami Ini Ampuh Kontrol Gula Darah

Diabetes tipe 1

Keadaan di mana sel-sel yang memproduksi hormon insulin dirusak oleh imun, maka dari itu tubuh kekurangan insulin karena pankreas pun tidak dapat memproduksi hormon tersebut.

Kadar glukosa darah pun jadi meningkat akibat tidak cukupnya kadar insulin.

Hal yang terjadi pada Diabetes tipe 1 disebut sebagai gangguan autoimun. Penyebabnya pun belum jelas, para ahli hanya menyatakan bahwa penyakit Diabetes tipe 1 ini kerap menyerang seorang remaja atau seseorang dengan umur di bawah 40 tahun.

Serta dimungkinkan seseorang terjangkit Diabetes tipe 1 karena penyakit bawaan dari orang tua atau kombinasi faktor genetik.

Tapi resiko yang lebih tinggi untuk seseorang dapat mengalami penyakit ini ialah dengan kekurangan vitamin D dan munculnya autoantibodi.

Pencegahan yang biasa dilakukan hingga kini ialah dengan menyuntikan insulin ke tubuh oleh dokter pada pasiennya, jenis penyuntikannya ada 3 macam, yaitu:

  1. Insulin Aksi Cepat.
  2. Insulin Aksi Lambat.
  3. Insulin Aksi Intermediate.

Diabetes tipe 2

Resistensi insulin yang terjadi pada lemak, hati, dan otot-otot tubuh lainnya menyebabkan hiperglikemia.

Lantas, dikarenakan sel yang tidak bisa menerima dan mengolah gula darah akibat resistensi tersebut, maka menyebabkan terjadinya kencing manis.

Namun, bedanya dengan Diabetes tipe 1 adalah produksi insulin pada kasus ini tidak mencukupi. Diabetes tipe 2 paling banyak terjadi pada orang dewasa dan lansia.

Tidak semua penanggulangan kasus Diabetes harus dengan obat dokter, tapi dengan mengganti pola hidup yang lebih teratur sudah cukup membantu mengembalikan kerja kadar gula dan produksi insulin yang seharusnya, seperti memperhatikan dan menjaga pola makanan serta minuman, juga berolahraga.

Menu makanan untuk penderita diabetes
Menu makanan untuk penderita diabetes. (diabetes.org & indiatimes.com)

Baca juga: 3 Penyakit Serius Berikut Ini Dapat Timbul Akibat Susu Kental Manis

Diabetes tipe 1 & 2 memiliki gejala yang serupa, yaitu:

  1. Sering buang air kecil, apa lagi ketika malam hari.
  2. Sering merasa haus.
  3. Penurunan berat badan tanpa kejelasan.
  4. Masa otot berkurang.
  5. Sering merasa lapar.
  6. Terdapat keton dalam urine (Keton adalah sisa pecahan otot & lemak yang tidak dapat digunakan manfaat gulanya sebagai sumber energi).

Tapi, jika gejala ini tengah nampak tejadi sebaiknya segera memeriksakan diri ke pihak yang lebih berpengalaman dalam mendiagnosa & mencegahnya, untuk memastikan apa benar Diabetes telah menjalar dalam tubuh.

Tes paling umum yang dilakukan ialah lewat tes darah, apa bila hasilnya di atas 200mg/dl maka pasien dapat dinyatakan mengidap Diabetes.

Bedanya dengan yang sedang berpuasa ialah jika tes kadar gula kurang dari 100mg/dl maka dinyatakan negatif dari penyakit Diabetes.

Hal paling bijak yang dilakukan ialah dengan Diabetes diet, kegiatan mengatur pola makan agar menghindari kelebihan kadar gula untuk dikonsumsi.

Dengan hasil yang menyatakan pasien positif terkena Diabetes, ia diharuskan untuk lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, protein, serta biji-bijian, dan makanan yang rendah kalori & lemak.

Pengaruh berkurangnya kadar gula pun dapat diraih dengan cara berolahraga rutin yang dilakukan 10-30 menit dalam 1 hari.


Layanan home care perawat medis, perawat orang sakit, perawat lansia dan perawat bayi atau anak

Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS live-in 24 jam. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca Juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here