Ciri Pengguna Narkoba

Narkoba adalah akronim dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya, dilansir dari situs resmi BNN, narkotika adalah zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis maupun semi sintetis yang dapat menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi serta daya rangsang.

Di dalam Undang-Undang Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunkan kesadaran serta menyebabkan kecanduan.

Di dunia medis, narkoba digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dan memberikan ketenangan bagi pasien. Penyalahgunaan narkoba di luar dunia medis dapat dikenakan hukuman penjara atau bahkan hukuman mati.

Jenis-Jenis Narkoba di Indonesia

Narkotika Golongan 1

Narkotika jenis ini banyak berasal dari tanaman yang sangat berbahaya dan dapat memberikan efek kecanduan. Berikut adalah jenis-jenis narkotika golongan 1:

  • Ganja
  • Opium
  • Kokain atau tanaman koka lainnya

Narkotika Golongan 2

Narkotika golongan berasalah dari dunia farmasi yang digunakan untuk pengobatan sesuai dengan resep dokter. Terdapat hingga 85 jenis narkotika beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Morfin
  • Alfaprodina
  • Petidin
  • Fentanil

Narkotika Golongan 3

Narkotika golongan ketiga ini mempunyai efek ketergantungan yang tergolong cukup ringan, mengingat narkotika golongan 3 digunakan untuk membantu rehabilitasi penggunaan narkotika golongan 1 dan golongan 2. Ada pun jenis narkotika golongan 3 adalah sebagai berikut:

  • Kodein
  • Difenoksilat

Dampak Akibat Penggunaan Narkoba

Banyak efek negatif dan bahkan merugikan kesehatan fisik atau pun psikis dari penggunaan obat-obatan terlarang di luar pengawasan dokter. Siapa pun yang menggunakan narkoba sangat sulit untuk disembuhkan kecuali melakukan rehabilitasi yang intensif dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Berikut adalah dampak penggunaan narkotika dan obat-obatan bagi tubuh manusia:

Stimultan

Saat menggunakan psikotropika tubuh akan dipaksa untuk bekerja keras, sehingga saat orang menggunakan obat-obatan terlarang ini, ia akan sangat bergairah. Namun saat efek obat tersebut hilang, maka tubuh akan kehilangan energi atau lemas

Halusinogen

Halusinasi berlebihan akan langsung dirasakan oleh pemakai psikotropika sesaat setelah mengkonsumsi obat tersebut. Tak ayal pengguna jadi di luar kendali hingga mengingau.

Depresan

Obat yang akan menekan kerja sistem syarat pusat sehingga mengakibatkan pengguna tak sadarkan diri atau tertidur dengan jangka waktu lama.

Ciri-Ciri Pengguna Narkoba Dilihat Dari Fisik

  • Mata merah dan pupil yang mengecil atau membesar
  • Mual hingga muntah
  • Mengalami pilek
  • Sering sakit terutama sakit kepala
  • Timbul bintik-bintik di sekitar mulut dan sering membasahi bibir akibat haus berlebihan
  • Mudah berkeringat walau pun di suhu yang normal
  • Luka di kulit bisa seperti luka bakar atau gosong pada jari atau bibir
  • Memar atau mempunyai bekas suntikan dan jeratan di lengan
  • Wajah dan pipi merah
  • Timbul bau yang aneh dari nafas, tubuh atau pakaian
  • Mudah gemetar atau tremor
  • Suka berbicara yang sulit dipahami
  • Mudah mimisan, sering muncul terhadap pengguna narkoba yang menghisap obat dari hidung
  • Penurunan nafsu makan dan gangguan jam tidur
  • Berat badan turun atau naik secara drastis
  • Mengalami kejang tanpa riwasyat epilepsi
  • Terlihat dari penampilan yang tidak begitu diperhatikan hingga tampak berantakan atau kumal

Ciri-Ciri Pengguna Narkoba Dilihat Dari Psikologis

  • Performa pekerjaan menurun tanpa sebab
  • Hilangnya motivasi dalam bekerja
  • Sering kesulitan dalam mengatur keuangan
  • Menarik diri dari keramaian sosial
  • Mempunyai masalah keluarga dan cenderung emosional
  • Sulit mengendalikan dan menahan diri
  • Murung, sedih, tertekan dan suka mengurung diri
  • Sulit diajak di dalam kelompok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here