Perkembangan Dunia Keperawatan Dari Masa Ke Masa, Hingga Indonesia

0
422
Perkembangan dunia keperawatan
Perkembangan Dunia Keperawatan Dari Masa Ke Masa, Hingga Indonesia. (Img: kaskus.co.id)

Zaman Purbakala

Manusia diciptakan memiliki naluri untuk merawat diri sendiri (tercermin pada seorang ibu). Harapan pada awal perkembangan keperawatan adalah perawat harus memiliki naluri keibuan, Mother Instinc.

Dari masa Mother Instic kemudian bergeser ke zaman dimana orang masih percaya pada sesuatu tentang adanya kekuatan mistic yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia.

Kepercayaan ini dikenal dengan nama Animisme. Mereka meyakini bahwa sakitnya seseorang disebabkan karena kekuatan alam/pengaruh gaib seperti batu-batu, pohon-pohon besar dan gunung-gunung tinggi.

Kemudian dilanjutkan dengan kepercayaan pada dewa-dewa di mana pada masa itu mereka menganggap bahwa penyakit disebabkan karena kemarahan dewa, sehingga kuil-kuil didirikan sebagai tempat pemujaan dan orang yang sakit meminta kesembuhan di kuil tersebut.

Setelah itu perkembangan keperawatan terus berubah dengan adanya Diakones & Philantrop, yaitu suatu kelompok wanita tua dan janda yang membantu pendeta dalam merawat orang sakit, sejak itu mulai berkembanglah ilmu keperawatan.

Baca Juga: Curhatan Paolo Miranda, Perawat Yang Mati-Matian Melawan Covid-19 di Italia

Zaman Agama

Perkembangan keperawatan mulai bergeser kearah spiritual dimana seseorang yang sakit dapat disebabkan karena adanya dosa/kutukan Tuhan.

Pusat perawatan adalah tempat-tempat ibadah sehingga pada waktu itu pemimpin agama disebut sebagai tabib yang mengobati pasien.

Perawat dianggap sebagai budak dan yang hanya membantu dan bekerja atas perintah pemimpin agama.

Zaman Masehi

Keperawatan dimulai pada saat perkembangan agama Nasrani, di mana pada saat itu banyak terbentuk Diakones, yaitu suatu organisasi wanita yang bertujuan untuk mengunjungi orang sakit.

Sedangkan laki-laki diberi tugas dalam memberikan perawatan untuk mengubur bagi yang meninggal.

Pada zaman pemerintahan Lord-Constantine, ia mendirikan Xenodhoecim atau hospes, yaitu tempat penampungan orang-orang sakit yang membutuhkan pertolongan.

Pada zaman ini berdirilah Rumah Sakit di Roma yaitu Monastic Hospital.

Pertengahan Abad VI Masehi

Pada abad ini keperawatan berkembang di Asia Barat Daya yaitu Timur Tengah, seiring dengan perkembangan agama Islam.

Pengaruh agama Islam terhadap perkembangan keperawatan tidak lepas dari keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama Islam.

Abad VII Masehi, di Jazirah Arab berkembang pesat ilmu pengetahuan seperti Ilmu Pasti, Kimia, Hygiene dan obat-obatan.

Pada masa ini mulai muncul prinsip-prinsip dasar keperawatan kesehatan seperti pentingnya kebersihan diri, kebersihan makanan dan lingkungan. Tokoh keperawatan yang terkenal dari Arab adalah Rufaidah.

Pemulaan Abad XVI

Pada masa ini, struktur dan orientasi masyarakat berubah dari agama menjadi kekuasaan, yaitu perang, eksplorasi kekayaan dan semangat kolonial.

Gereja dan tempat-tempat ibadah ditutup, padahal tempat ini digunakan oleh orde-orde agama untuk merawat orang sakit. Dengan adanya perubahan ini, sebagai dampak negatifnya bagi keperawatan adalah berkurangnya tenaga perawat.

Untuk memenuhi kurangnya perawat, bekas wanita tuna susila yang sudah bertobat bekerja sebagai perawat.

Dampak positif pada masa ini, dengan adanya perang salib, untuk menolong korban perang dibutuhkan banyak tenaga sukarela sebagai perawat, mereka terdiri dari orde-orde agama, wanita-wanita yang mengikuti suami berperang dan tentara (pria) yang bertugas rangkap sebagai perawat.

Baca Juga: Suka Duka Profesi Perawat Yang Wajib Kamu Tahu

Perkembangan tenaga kesehatan di indonesia
Perkembangan tenaga kesehatan di indonesia (Img: goodnewsfromindonesia.id)

Namun, di Indonesia sendiri, tidak banyak literatur yang mengungkapkan perkembangan keperawatannya.

Penjajahan Belanda

Perkembangan keperawatan di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi yaitu pada saat penjajahan kolonial Belanda, Inggris, dan Jepang.

Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, perawat berasal dari penduduk pribumi yang disebut Velpeger dengan dibantu Zieken Oppaser sebagai penjaga orang sakit.

Tahun 1799 didirikan rumah sakit Binen Hospital di Jakarta untuk memelihara staf dan tentara Belanda, usaha yang dilakukan oleh pemerintah Belanda tidak diikuti oleh perkembangan profesi keperawatan, karena tujuannya hanya untuk kepentingan tentara Belanda.

Penjajahan Inggris

Gubernur Jendral Inggris saat VOC berkuasa yaitu Raffles sangat memperhatikan kesehatan rakyat Indonesia.

Berangkat dari semboyan “kesehatan adalah milik manusia”, ia melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki derajat kesehatan penduduk pribumi antara lain:

  • Pencacaran umum.
  • Cara perawatan pasien dengan gangguan jiwa.
  • Kesehatan para tentara.

Setelah pemerintah kembali ke tangan pemerintah Belanda, kesehatan masyarakat semakin maju dan bersamaan dari itu berdiri pula sekolah-sekolah perawat.

Baca Juga: Pentingnya Membaca Kajian Ilmu Keperawatan Bagi Calon Perawat

Penjajahan Jepang

Pada masa itu perkembangan keperawatan mengalami kemunduran dan dunia keperawatan di Indonesia mengalami zaman kegelapan.

Tugas keperawatan dilakukan oleh orang-orang tidak terdidik, pimpinan rumah sakit diambil alih oleh jepang, akhirnya terjadi kekurangan obat sehingga timbul wabah.

Masa Kemerdekaan           

Tahun 1949 mulai adanya pembangunan dibidang kesehatan, yaitu rumah sakit dan balai pengobatan. Tahun 1952 didirikan Sekolah Guru Perawat dan sekolah perawat setingkat SMP.

Pendidikan keperawatan profesional mulai didirikan tahun 1962 yaitu Akper milik Departemen Kesehatan Jakarta untuk menghasilkan perawat professional pemula.

Pendirian Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) mulai bermunculan, tahun 1985 didirikan PSIK (Program Studi Ilmu Keperawatan) yang merupakan momentum kebangkitan keperawatan di Indonesia.

Tahun 1995 PSIK FK UI berubah status menjadi FIK UI. Kemudian muncul PSIK-PSIK baru di Undip, UGM, UnHas dll.


Jasa Layanan Perawat Home Care Terbaik di Rumah
Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDISPERAWAT ORANG SAKITPERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca Juga:

lowongan kerja perawat home care insan medika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here