Benarkah gigitan capung mempunyai manfaat untuk menghentikan kebiasaan anak mengompol
Benarkah gigitan capung mempunyai manfaat untuk menghentikan kebiasaan anak mengompol. (flickr.com & thebump.com)

Beberapa orang tua masih percaya bahwa capung dapat mengatasi anak yang masih sering mengompol. Caranya dengan menempelkan atau membiarkan capung menggigit pusar anak.

Padahal melakukan cara tersebut justru sangat berbahaya karena gigitan capung dapat melukai kulit anak lalu berisiko mengalami infeksi yang disebabkan oleh mikroba pathogen.

Menurut Rosichon Ubaidillah seorang peneliti serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan penggunaan capung untuk menghentikan kebiasaan mengompol anak adalah mitos belaka.

“Saya kira itu mitos ya, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut,” katanya saat diwawancarai oleh Tempo.co.

Selain Rosichon, hal senada juga disampaikan oleh dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. “Ah itu cuma mitos aja. Nggak ada hubungannya,” ucapnya kepada DetikHealth.

Apa penyebab anak mengompol?

Anak mengompol ketika masih berusia di bawah 5 atau 7 tahun agaknya wajar mengingat belum sempurna dalam mengontrol waktu pipisnya. Namun jika anak sudah lebih dari 7 tahun tapi masih mengompol kemungkinan besar terjadi kelainan atau masalah medis.

Menurut dr Meta apa bila anak sudah lebih dari 7 tahun tapi masih sering mengompol maka orang tua patut curiga dan segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Ada pun beberapa risiko terjadinya Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada anak hingga masalah lainnya yang perlu tindakan dari dokter. “Risiko terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK) tentu akan lebih besar, itu yang pasti,” kata dr Meta.

Bagaimana mencegah anak mengompol

Pada usia 18 bulan sampai 2,5 tahun perlu adanya pengajaran dari orang tua kepada anak bagaimana cara melakukan buang air kecil yang baik dengan menerapkan toilet training.

Peran aktif orang tua sangat dibutuhkan agar anak dapat dengan cepat memahami cara pipis yang baik dan benar. Memberikan contoh seperti cara duduk di kloset hingga memberi tahu pentingnya membersihkan alat vital setelah buang air kecil sangat penting.

Orang tua dapat melatih anak untuk membiasakan buang air kecil (toilet training) minimal sehari sekali, bisa saat pagi hari atau saat akan tidur di malam hari.

Layanan home care perawat medis, perawat orang sakit, perawat lansia dan perawat bayi atau anak

Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat empat layanan profesional seperti: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca juga:

[os-widget path=”/moreinsan/jika-butuh-bunda-pilih-menggunakan-layanan-baby-sitter-atau-perawat-bayi-anak”]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here