Kenali Alzheimer dan Demensia
Kenali Alzheimer dan Demensia

Apa Itu Alzheimer?

Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Rata-rata pasien Alzheimer hanya dapat hidup selama 8-10 tahun setelah terdiagnosis. Namun, ada keadaan tertentu di mana pasien bisa hidup lebih lama jika cepat terdeteksi dan terobati.

Walaupun penyakit ini biasanya bukan karena faktor genetik, tapi jika ada anggota keluarga yang sakit, Anda lebih berisiko terkena penyakit Alzheimer.

Baca juga: Lansia Sering Marah-Marah Saat Sore atau Malam Hari, Begini Penjelasannya

Apa Itu Dimensia?

Demensia adalah kumpulan gejala yang mempengaruhi kemampuan yang terkait dengan ingatan, pikiran, dan bahasa. Namun, kehilangan ingatan tidak berarti Anda mengalami demensia. Dimensia paling banyak menyerang orang di usia 65 tahun ke atas.

Gejala Alzheimer dan Dimensia

Alzheimer dan demensia memiliki berbagai gejala yang sama.

Keduanya ditandai dengan gangguan kinerja otak untuk berpikir dan mengingat, merasa bingung terus menerus, kesulitan untuk berkomunikasi baik dengan lisan maupun tulisan, serta mengalami perubahan kepribadian.

Gejala awal demensia adalah kesulitan berpikir dan mengambil keputusan. Sedangkan orang dengan Alzheimer biasanya ditandai dengan kesulitan mengingat berbagai hal dan akan mengalami gejala demensia seiring dengan berjalannya waktu.

Baca juga: Memprediksi Alzheimer Menggunakan Kecerdasan Buatan

Faktor yang mendukung terjadinya Alzheimer

  • Usia Penyebab alzheimer salah satunya adalah usia, penyakit alzheimer rentan diidap oleh orang-orang yang telah berusia di atas 65 tahun (terlebih lagi bagi mereka yang berusia di atas 80 tahun). Akan tetapi, terdapat sebuah kasus yang terjadi terdapat 5% pengidappenyakit alzheimer adalah orang-orang yang berusia 40-65 tahun.

Faktor yang mendukung terjadinya Demensia

  • Pola makan tidak sehat secara tidak langsung juga ikut berperan terhadap risiko demensia di masa depan. Kebanyakan makan makanan berlemak, yang terlalu banyak garam, juga terlalu banyak asupan gula dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang memengaruhi kesehatan jantung, pembuluh darah, dan otak yang menjadi pemicu demensia.

Asal Mula Penyakit Demensia

Alzheimer merupakan penyebab demensia paling umum. Penyebabnya masih belum diketahui, namun beberapa kelainan genetik dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini.

Pada otak ditemukan plak berupa penggumpalan protein beta-amyloid, juga jalinan jaringan fibrosa yang terbentuk oleh protein tau.

Makan Untuk Mencegah Alzheimer dan Demensia

Pola Hidup Sehat Untuk Mencegah Alzheimer dan Demensia

  • Tidur cukup
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Hindari minum alkohol
  • Hindari stress berlebih

Baca juga: Jangan Sembarangan Olahraga, Berikut adalah Olahraga Yang Tepat Untuk Lansia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here