Terdapat Bakteri Ini Dalam Alat Kosmetik? Berikut 7 Bahaya Makeup

0
453
Bahaya make up setiap hari
Dampak negatif penggunaan make up dalam jangka panjang. (Nicky J Sims/Getty Images Entertainment/Getty Images)

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Applied Microbiology menemukan bakteri dan jamur pada 467 alat kosmetik dan alat rias seperti lipstik, eyeliner, maskara, pelembab bibir, kuas dan spons.

Sebanyak 70-90% berbagai alat kosmetik dan alat rias tersebut terkontaminasi jamur dan bakteri E. Coli dan Staphylococcus Aureus. Para peneliti menemukan alat rias yang paling banyak mengandung jamur adalah spons.

Dikutip dari DetikHealth, salah satu peneliti bernama Amreen Bashir, PhD mengatakan “Praktik kebersihan yang buruk ketika menggunakan makeup terutama spons sangat mengkhawatirkan. Terlebih kami menemukan bakteri E. Coli yang terbaik dengan kontaminasi tinja pada produk yang kami uji,” terangnya.

Penyebab munculnya bakteri dan jamur pada alat mackup atau alat rias disebabkan karena jarang dibersihkan teratur atau menggantinya saat sudah kadaluarsa.

Pada dasarnya setiap alat kosmetik baru telah dibekali oleh bahan anti-bakteri sehingga aman untuk digunakan, namun lambat laun bahan pelindung tersebut akan kehilangan kemanjurannya sehingga dapat menyebabkan bakteri dan jamur berkumpul.

Membersihkan alat makeup dengan cara mencucinya secara teratur dapat menghindari efek samping akibat memakai alat makeup yang kotor mengandung bakteri atau jamur.

Hal tersebut sangat dianjurkan apa lagi jika terdapat luka pada kulit wajah, bakteri atau jamur yang berhasil masuk ke luka dapat menyebabkan infeksi dan berbagai masalah kesehatan kulit wajah.

Baca juga: Kasihan, Bayi Ini Terlahir Tanpa Dibungkus Kulit di Sekujur Tubuhnya

Bahaya makeup setiap hari

Makeup adalah sebuah kebutuhan penting bagi kaum hawa, namun apa jadinya jika ternyata makeup mempunyai dampak negatif atau berbahaya bagi kesehatan?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 7 risiko akibat keseringan makeup yang harus diwaspadai:

  1. Risiko kanker kulit. Dalam setiap produk kecantikan umumnya mengandung bahan kimia yang apa bila digunakan dalam jangka panjang dapat memicu munculnya sel-sel kanker.
  2. Kerusakan kulit dan alergi. Kulit yang sensitif terhadap bahan tertentu dapat menyebabkan kulit mengalami kerusakan atau alergi seperti menghitam, memerah, gatal-gatal, kusam dan munculnya jerawat atau komedo.
  3. Depresi dan gangguan hormon. Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan kimia dalam makeup dapat memengaruhi hormon tubuh sehingga rentan timbul rasa depresi atau stres.
  4. Infeksi mata. Berhati-hatilah saat menggunakan alat make up untuk area sekitar mata. Bahan kimia yang terkandung pada makeup dapat menyebabkan alergi hingga infeksi mata.
  5. Sakit kepala. Waspadai kandungan merkuri pada bahan kosmetika yang digunakan. Merkuri dapat meracuni kulit dan apa bila tertelan dapat berbahaya bagi kesehatan. Gejala yang paling umum adalah timbul sakit kepala.
  6. Kerusakan ingatan. Bahan logam yang terkandung dalam makeup dapat memengaruhi kesehatan otak terutama dalam hal daya ingat apa bila penggunaan makeup dilakukan dalam jangka panjang atau seumur hidup.
  7. Timbul kerutan pada kulit. Penggunaan makeup tebal dan dalam jangka waktu lama dapat meneybabkan kulit sulit bernapas dan mendapatkan udara segar. Akibatnya, lambat laun akan muncul kerutan pada kulit wajah.

Bila timbul masalah pada kulit wajah akibat penggunaan alat makeup, segera lakukan konsultasi atau pemeriksaan ke dokter spesialis kulit. Jangan menunggu gejala semakin parah karena dapat menyebabkan risiko yang lebih serius.


Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan berbagai penghargaan dari dalam dan luar ngeri. Dapatkan empat layanan keperawatan berkelas seperti: Perawat Medis, Perawat Orang Sakit, Perawat Lansia dan Perawat Bayi/Anak. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca juga:

[socialpoll id=”2578549″]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here