Tips Meredakan Marah bagi Lansia Penderita Alzheimer dan Demensia

0
82
Tips meredakan marah pada lansia penderita alzheimer dan demensia
Tips meredakan marah pada lansia penderita alzheimer dan demensia

Alzheimer dan Demensia merupakan penyakit yang biasanya terjadi pada usia diatas 65 Tahun. Penyebab dari penyakit ini adalah gangguan saraf akibat matinya sel – sel pada otak, akibatnya si penderita mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan juga perubahan perilaku.

Baca Juga 5 Tips untuk mencegah penyakit Alzheimer

Beberapa lansia yang mengidap Alzheimer dan Demensia juga terkadang sering meluapkan  kemarahannya begitu saja tanpa penyebab yang pasti. Hal tersebut kemungkinan besar karena emosi yang menumpuk yang disebabkan rasa frustasi ketika menjalankan kegiatan sehari – harinya.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada baiknya keluarga bisa meringankan kegiatan keseharian lansia agar tidak mudah stres dan juga memendam emosi berlebihan.

Selain itu ada beberapa cara lain untuk mengurangi amarah bagi lansia penderita alzheimer dan demensia.

1. Terima Keterbatasan mereka

Ketika seseorang mengalami penambahan usia, fungsi pada tubuhnya mengalami penurunan. Penurunan fungsi tersebut membuat lansia tidak bisa melakukan kegiatan yang biasanya mereka kerjakan. Oleh karena itu, ada baiknya kita tidak mendorong lansia untuk melakukan kegiatan kesehariannya melampaui batas wajar.

2. Kurangi membuat keputusan yang sulit bagi lansia

Memberikan banyak pilihan merupakan hal yang harus dihindari bagi lansia. Apalagi pilihan – pilihan itu bisa membuat lansia sulit untuk mengambil keputusan. Hal tersebut membuat lansia bingung dan membuat mereka kewalahan. Pertanyaan yang sering membuat lansia bingung biasanya seperti “Makan pagi mau apa?”. Pertanyaan tersebut mungkin dianggap sepele untuk kita, tapi jika itu ditanyakan pada lansia terkadang membuat mereka bingung karena banyaknya pilihan. Sebaiknya beri pertanyaan dengan 2 atau 3 pilihan. Misalnya “Mau makan sop atau bubur ayam ?”. Utamakan pilihan tersebut adalah makanan yang mereka suka.

3. Jangan Terburu – buru

Lansia yang mengalami demensia akan mengalami proses penurunan kognitif. Akibatnya proses berpikir, berbicara dan juga proses pengambilan keputusan mengalami penurunan secara signifikan. Untuk mengurangi beban stres dan juga membuat mereka merasa percaya diri, sebaiknya kita tidak terburu – buru menjalani kehidupan sehari – hari.

4. Jaga kondisi agar tetap tenang

Kondisi yang berisik dan ramai bisa juga loh membuat lansia stres terutama untuk lansia yang mengalami demensia. Kondisi berisik dan juga ramai bisa membuat lansia sulit berpikir, hal ini bisa menyebabkan emosi dari lansia bisa meledak sewaktu – waktu. Oleh karena itu, jika ada anggota keluargamu yang mengalami alzheimer dan Demensia sebaiknya jaga kondisi agar tetap tenang agar pikiran penderita bisa terjaga.

5. Perlakukan mereka dengan hormat

Ingin dihargai adalah hal yang diinginkan oleh setiap orang, termasuk penderita demensia. Mereka juga ingin memberikan pendapat atau melakukan tugas sehari – hari mereka tanpa dipandang sebelah mata. Cara terbaik untuk melakukannya adalah menawarkan makanan seperti mau sop atau bubur yang disebutkan diatas.

6. Selalu melakukan rutinitas setiap hari

Ketika kita melakukan rutinitas keseharian, kita tidak perlu mengambil keputusan untuk melakukan kegiatan apa. Misalkan kita akan olahraga jam 7 atau makan pagi jam 8.

Rutinitas yang stabil akan sangat membantu terutama lansia menjalankan kehidupan sehari – harinya secara nyaman. 

7. berbicara dengan jelas dan sederhana

Penderita Alzheimer dan demensia biasanya mempengaruhi juga kemampuan otak untuk berpikir dan mengambil informasi. Kalimat yang padat, jelas dan sederhana akan sangat membantu lansia. Tujuan berbicara jelas dan sederhana agar lansia tidak terlalu memikirkan dan juga mengingat apa yang dikatakan.

8. Hindari kelelahan

Kelelahan adalah hal yang harus dihindari oleh lansia. Lansia yang mengalami Alzheimer dan juga demensia suasana hatinya akan sangat buruk jika mengalami kelelahan. Kelelahan akan memberikan tekanan lebih bagi penderita demensia sehingga bisa saja membuat lansia cepat melampiaskan emosi mereka.

9. Bantu mereka

Cara terakhir adalah selalu membantu mereka jika mengalami kesusahan saat menjalankan rutinitas mereka. Jika kamu tidak bisa mengawasi dan juga membantu rutinitas mereka, kamu bisa menyewa jasa perawat home care untuk membantu dan merawat lansia agar rutinitas sehari – harinya bisa dijalankan dengan mudah.

Jasa Layanan Perawat Home Care Terbaik di Rumah
Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Referensi
https://dailycaring.com/9-ways-to-reduce-anger-in-dementia/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here