Hati-Hati! Penyakit Mematikan Ini Mudah Menular Melalui Terompet

0
164
Bahaya penularan penyakit melalui terompet
Bahaya penularan penyakit melalui terompet. (ANTARA FOTO/Siswowidodo/pd/16)

Terompet identik dengan perayaan tahun baru masehi, semua orang akan beramai-ramai meniup terompet pada tengah malam menjelang pergantian tahun baru.

Beberapa kabar simpang siur menyebutkan penularan penyakit mematikan seperti kanker mulut, kanker lidah, kanker darah, hepatitis dan penyakit menular lainnya.

Penularan penyakit dapat terjadi melalui satu terompet yang telah dicoba oleh beberapa orang sekaligus. Pertama dicoba oleh pembuatnya, kedua oleh penjualnya dan ketiga oleh calon pembeli.

Informasi mengenai penularan penyakit kanker melalui terompet agaknya terlalu berlebihan dan cenderung hoax. Hal ini seperti yang disampaikan oleh dr Fikry Hamdan Yasin, SpTHT-K(K).

“Ini kadang-kadang narasinya terlalu berlebihan ya. Mana bisa kanker disebar melalui terompet,” ucap dokter yang bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) seperti yang dikutip dari detik.com.

Meski kanker tidak dapat menular melalui air liur yang ada di terompet, namun beberapa penyakit seperti hepatitis C, cacar air dan flu bisa dengan mudah menginfeksi orang lain.

“Kalau beberapa penyakit menular bisa karena kan ada infeksi tadi misalnya seperti radang tenggorokan, kalau dia sedang radang dan air liurnya ad di terompet, itu kan bisa menularkan infeksi berat seperti hepatitis C,” terangnya.

Baca juga: Stop Meminjam 10 Barang Ini Kepada Orang Lain Demi Kesehatan

Cara aman menggunakan terompet agar tidak tertular penyakit

Merayakan pergantian tahun kurang afdol bila tidak meniupkan terompet bersama-sama, agar terhindar dari berbagai penyakit menular, berikut cara aman menggunakan terompet.

1. Mensterilkan pangkal terompet

Sebelum Anda menggunakan terompet dengan cara ditiup, pastikan untuk mensterilkan terlebih dahulu pangkal terompet dengan tissue basah atau lap kering.

Sebelum digunakan, pastikan cairan pembersih atau carian yang digunakan untuk mensterilkan terompet telah kering dan aman digunakan. Jangan gunakan ketika pangkal terompet masih basah karena dapat membuat keracunan.

2. Jangan meminjam dan meminjamkan terompet

Beberapa penyakit baik bakteri atau virus dapat dengan mudah menular melalui air liur, meminjam dan meminjamkan terompet kepada orang lain dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular.

Jika ada orang yang hendak meminjam terutama anak kecil, berikanlah pengertian bahwa terompet ini sudah dicoba dan tidak bisa dipinjamkan ke orang lain karena dapat menularkan penyakit.

3. Awasi anak-anak ketika menggunakan terompet

Sering kali anak-anak berlarian kesana kemari bersama teman-temannya dan tak sungkan untuk meminjam atau meminjamkan terompet secara bergantian ke sesama anak kecil.

Sebelum mengajak anak-anak keluar atau menggunakan terompet, pastikan Anda telah memberitahu terlebih dahulu kepada mereka mengenai bahaya menggunakan terompet secara bersama-sama.

4. Menggunakan terompet tangan

Bila Anda tidak yakin dengan terompet tiup yang banyak dijual di pinggir jalan, Anda dapat menggunakan terompet tangan yang jauh lebih aman.

Terompet tangan tidak memerlukan tiupan karena mekanisme kerjanya hanya menggunakan gas yang difungsikan dengan menekan pegas saja.


Layanan home care perawat medis, perawat orang sakit, perawat lansia dan perawat bayi atau anak

Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat empat layanan profesional keperawatan, seperti: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca juga:

[socialpoll id=”2578549″]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here