Yuk Kenalan dengan Bunga Telang yang Bermanfaat untuk Obati dan Ampuh Cegah Kanker Berikut Ini

0
896
Mahasiswa UGM temukan obat kanker dari bunga telang
Mahasiswa UGM temukan obat kanker dari bunga telang

Setelah siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya menemukan obat kanker payudara dari kayu Bajakah, kini muncul alternatif lain obat kanker yang dipercaya mampu menghambat laju perkembangan sel kanker payudara.

Ya, mahasiswa asal UGM baru-baru ini berhasil menemukan obat kanker payudara dari bunga telang atau dalam bahasa latinnya Clitoria ternatea.

Bunga telang mengandung flavonoid yang juga dimiliki oleh akar bajakah, kandungan tersebut diyakini mampu membunuh sel-sel kanker dan menghambat laju migrasi sel payudara.

Seperti yang diungkapkan oleh Azzahra Asysifa salah satu peneliti bunga telang mengatakan “Bunga telang mengandung flavonoid seperti kaempferol dan quercentin yang berpotensi digunakan sebagai antikanker” terangnya seperti dimuat pada laman resmi UGM 16 Mei 2019.

Baca nanti:

Dalam melakukan penelitian bunga telang ini Azzahra dibantu oleh dua orang rekannya, yaitu Achmad Ilham Nurgina dan Andiny Aguningtyas. Ketiga mahasiswa tersebut melakukan riset dalam rangka mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksata (PKM-PE) UGM 2019.

Alasan terbesar kenapa memilih obat antikanker dari bunga telang adalah karena bentuk keprihatinan mahasiswa tersebut terhadap penyakit kanker payudara yang semakin membludak dari tahun ke tahun.

Terdapat setidaknya 2,1 juta kasus baru akibat kanker payudara pada tahun 2018 silam, sedangkan para ilmuan memprediksi pada tahun 2050 penderita kanker payudara akan meningkat menjadi 3,2 juta kasus pertahunnya.

Sejauh ini hanya kemoterapilah yang paling umum digunakan untuk melakukan pengobatan terhadap penyakit kanker di masyarakat. Kemoterapi mempunyai efek samping yang dapat mengurangi kualitas hidup dan kesehatan pasien.

Seiring perkembangan zaman, banyak para peneliti dan ilmuan mengembangkan metode penyembuhan kanker dengan terapi tertarget yang bisa mentarget kelainan di tingkat genetik atau molekular, metode ini sangat aman dan tidak berbahaya untuk sel-sel yang normal.

Azzahra berharap hasil penelitian ini dapat menjadi awal pengembangan terapi tertarget untuk penyembuhan kanker, “Hasil dari penelitian tersebut harapannya dapat menjadi tonggak pengembangan terapi tertarget yang dapat menggantikan kemoterapi yang mulai ditinggalkan akibat efek samping yang terlalu besar dengan memanfaatkan kekayaan hayati berupa tanaman herbal,” tutupnya seperti dikutip dari ugm.ca.id.

Anda membutuhkan perawat home care untuk merawat dan mengasuh orang yang Anda cintai di rumah dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dan pelayanan kelas rumah sakit? Dapatkan layanan jasa perawat orang sakit, perawat medis, perawat lansia dan perawat bayi atau perawat anak berkebutuhan khusus. Harga transparan, pemesanan cepat dan garansi tak terbatas. Khusus pembaca artikel ini berhak mendapatkan harga spesial.* Pesan sekarang!

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here