Cara merawat diri sendiri untuk caregiver
Cara merawat diri sendiri untuk caregiver. Image: minoritynurse.com

Penjaga orang sakit (caregiver) adalah orang yang bekerja merawat orang sakit atau berkebutuhan khusus untuk mencapai kesehatan optimal yang dilakukan di rumah pasien.

Tidak hanya orang sakit dan berkebutuhan khusus saja, caregiver juga dapat merawat orang lanjut usia (lansia), pasien pasca operasi, hingga orang yang mempunyai penyakit serius (stroke, diabetes, jantung, alzheimer dan kanker) atau orang pengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan.

Untuk menjadi seorang caregiver haruslah mempunyai pendidikan minimal SMK dengan jurusan Keperawatan atau Kesehatan. Selain SMK, lulusan SMA pun tetap dapat menjadi caregiver dengan mengambil pelatihan terlebih dahulu di setiap yayasan perawat (home care).

Merawat orang lain adalah pekerjaan utama bagi seorang caregiver, segala teori dan praktik dalam merawat orang sakit tentu sudah di luar kepala. Namun, bagaimana cara merawat diri sendiri ketika menjadi seorang caregiver?

Berikut 6 tips untuk merawat diri sendiri sebagai caregiver ketika sedang bekerja merawat orang lain.

Baca juga: Anggota Keluarga Sakit? Gunakan Saja Homecare Jasa Perawat Orang Sakit

1. Utamakan Kesehatan Diri Sendiri

Bagaimana mungkin orang yang tidak sehat atau sakit merawat orang sakit juga? Sama seperti ketika menggunakan masker oksigen di dalam pesawat, pastikan dirimu menggunakan masker oksigen terlebih dahulu sebelum membantu orang lain.

Oleh sebab itu menjaga dan memastikan kesehatan pribadi atau diri sendiri amatlah sangat penting. Hal ini sering dilupakan oleh para caregiver ketika merawat orang lain.

Mempunyai kesehatan fisik dan mental yang baik untuk diri sendiri tentunya akan berdampak terhadap kinerja merawat orang lain. Manfaatnya tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga orang lain.

Jangan memaksakan diri untuk mengambil seluruh pekerjaan apa lagi ketika mengalami gejala akan sakit, ambil waktu untuk beristirahat dan jika perlu segera berobat ke dokter.

Selagi kamu beristirahat untuk memulihkan kesehatan, mintalah bantuan kepada orang lain untuk membantu merawat orang yang sedang kamu rawat. Ajari mereka bagaimana teknik memindahkan pasien ke tempat duduk (kursi roda) dan ke ranjang.

2. Cukup Tidur dan Istirahat

Mempunyai waktu senggang di sela-sela merawat orang sakit (pasien), kamu dapat memanfaatkan untuk beristirahat sekitar 30 menit. Menjadi seorang caregiver tentu harus selalu sigap 24 jam kapan pun dibutuhkan, oleh sebab itu tampil bugar setiap saat sangat dibutuhkan.

Kamu dapat mengikuti pola istirahat pasien untuk beristirahat atau tidur. Buatlah catatan khusus untuk mengenali jam-jam istirahat pasien. Beritahukan juga kepada anggota keluarga lainnya agar ketika kamu istirahat, mereka juga dapat memahami.

Selain istirahat, kamu juga dapat melakukan aktifitas yang menyenangkan seperti membaca buku, menonton film atau karaoke. Hal ini sangat bagus untuk meredakan stress dan menumbuhkan rasa bahagia.

3. Buat Jadwal Olahraga

Bagaimana mungkin dapat melakukan olahraga ketika fokus merawat pasien selama 24 jam sehari? Mungkin itulah pertanyaan yang muncul ketika ingin berolahraga.

Kamu tidak perlu melakukan olahraga yang berat seperti lari maraton atau berenang. Jika tidak dapat melakukan olahraga di luar rumah, kamu tetap dapat mengatur waktu untuk olahraga di dalam ruangan.

Senam dan yoga sudah cukup untuk membakar kalori hingga membuat rileks. Lakukan setidaknya 20-30 menit minimal tiga kali dalam seminggu.

Jika kamu mempunyai waktu yang cukup untuk berolahraga di luar rumah, maka lakukanlah karena suasana di luar rumah jauh lebih bagus. Kamu dapat pergi ke tempat gym atau berlari di taman.

4. Makan Makanan Bergizi dan Tepat Waktu

Sering kali caregiver melewatkan waktu untuk makan, baik itu sarapan, makan siang hingga makan malam. Menunda makan untuk membantu orang lain sangat tidak tepat.

Memenuhi gizi dan nutrisi diri sendiri amatlah sangat penting untuk mendapatkan energi yang maksimal. Hindari untuk mengkonsumsi makanan atau minum kaya akan gula. Rasa manis yang dihasilkan dari gula memiliki rasa yang sangat nikmat dan sulit untuk di tolak.

Mengkonsumsi banyak gula dapat mengakibatkan banyak masalah pada kesehatan, alih-alih mendapatkan energi justru gula membuat tubuh cepat lelah saat bekerja.

Jangan menyepelekan waktu makan, ketika sudah waktunya segera untuk mengisi perut dengan makanan. Telat makan dapat melukai lambung, penyakit maag dan asam lambung amat mudah terjadi kepada orang yang telat makan.

5. Tetap Bersosial dengan Sahabat atau Teman Seprofesi

Berkomunikasi dengan orang lain di luar rutinitas merawat orang sakit akan menimbulkan rasa senang. Tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin (hormon yang menenangkan sarah) sehingga akan menekan lonjakan stress.

Walau pun tidak dapat bertemu dengan sahabat atau teman secara langsung, kamu tetap dapat melakukan panggilan video atau berbalas pesan melalui WhatsApp.

Jalin hubungan yang baik dengan sahabat atau teman yang memberi dukungan positif terhadap pekerjaan yang sedang kamu jalani. Curahkan keluh kesah dan bahagiamu kepada mereka, hal ini dapat membuat lega setelah penat dalam bekerja.

6. Buat Suasana Menyenangkan dan Tertawalah

Merawat orang sakit selama 1 x 24 jam dalam sehari tentu membuat kamu harus selalu fokus. Menghadirkan suasana yang menyenangkan dengan humor-humor sederhana kepada anggota keluarga.

Jika tidak bisa berbagi humor dengan mereka, kamu dapat mencari hiburan dengan membaca komik, meme atau menonton video lucu di Youtube.

Selingkanlah untuk tertawa karena tertawa adalah obat stress paling ampuh.

Begitulah cara agar tetap tampil sehat dan menyenangkan ketika menjadi caregiver untuk merawat orang lain. Jika kamu mempunyai cara untuk merawat diri sendiri ketika bekerja merawat orang, kamu dapat membagikannya di kolom komentar.

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here