Akhirnya, Vaksin Virus Corona Ditemukan

0
1181
Akhirnya, Vaksin Virus Corona Ditemukan
Akhirnya, Vaksin Virus Corona Ditemukan. (Img: bioworld.com)

Hingga hari ini, Jumat (7/2/2020) telah tercatat sebanyak 636 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona yang kian hari kian sulit dikendalikan.

Jumlah korban positif virus corona juga melonjak tinggi hingga mencapai 31.161 dan lebih dari 4.800 pasien membutuhkan perawatan intensif dari rumah sakit.

Berbagai pihak khususnya para ilmuwan terus berupaya menciptakan vaksin termutakhir untuk membasmi wabah virus corona yang telah menyebar ke 27 negara.

Pemerintah China melalui Institut Virologi Wuhan tengah berupaya mengajukan paten atas penemuan vaksin virus corona yang dikembangkan dari obat Remdesivir.

Diketahui, Remdesivir pertama kali dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Gilead Sciences di Amerika Serikat dan terbukti efektif untuk memerangi virus Ebola pada tahun 2013-2016 yang lalu.

Pada perkembangannya, obat dengan kode GS-5734 ini ternyata tidak hanya efektif untuk melawan infeksi virus Ebola saja.

Melihat hal tersebut, para ilmuwan China melakukan penelitian lanjutan dengan mengkombinasikan Remdesivir dengan obat Malaria Chloroquine yang hasilnya cukup menjanjikan untuk memerangi virus corona.

Pengujian Vaksin Virus Corona

Pada Kamis (6/2/2020) telah dilakukan sebuah eksperimen yang dipimpin oleh Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang dan rumah Sakit Jinyintan Wuhan.

Dalam penelitian lanjutan tersebut melibatkan 761 pasien yang terdiri dari 308 pasien dengan gejala virus corona ringan dan 453 pasien dengan kondisi kritis.

Selain itu, obat virus corona ini juga telah diujikan pada hewan dan menunjukkan reaksi yang positif melawan patogen virus MERS dan SARS, kedua virus tersebut mirip dengan struktural virus Novel Coronavirus saat ini.

“Remdesivir telah menunjukkan aktivitas in vitro dan in vivo dalam model hewan terhadap patogen virus MERS dan SARS yang merupakan coronavirus yang secara struktural mirip dengan 2019-nCoV. Ada juga data klinis terbatas yang tersedia dari penggunaan darurat Remdesivir dalam pengobatan pasien dengan infreksi virus Ebola,” begitu keterangan yang dilaporan Pharma Times.

Belum Disetujui Secara Global

Meski penggunaan Remdesivir terlihat menjanjikan untuk mengobati pasien virus corona, ternyata obat yang pernah dipublikasikan di New England Journal of Medicine (NEJM) ini belum disetujui penggunaannya secara global.

Mereka masih harus melakukan pengujian yang lebih mendalam untuk mengetahui keamanan dan keefektifan Remdevisir kepada manusia khususnya untuk mengatasi wabah virus corona.


Layanan home care perawat medis, perawat orang sakit, perawat lansia dan perawat bayi atau anak

Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS live-in 24 jam. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here