5 Sejarah Alat Medis Kedokteran Yang Sampai Saat Ini Masih Digunakan dan Sangat Berjasa
5 Sejarah Alat Medis Kedokteran Yang Sampai Saat Ini Masih Digunakan dan Sangat Berjasa

Sejak pertama kali alat medis ditemukan untuk keperluan operasi, diagnosa dan pencegahan kian hari semakin canggih.

Namun alat kedokteran yang kita lihat saat ini sebenarnya siapa penemu dan pada tahun berapakah alat medis mulai digunakan?

Berikut adalah ulasan singkat mengenai sejarah alat-alat medis atau ketokteran.

1. USG Janin, Tahun 1958

Sejarah Alat Medis Kedokteran USG
Alat medis kedokteran Ultra-Sonography (USG)

Sebelum tahun 1958 dunia medis belum bisa menyaksikan janin yang dikandung seorang wanita. Hingga akhirnya muncullah sosok Edward Hon dari Yale University Amerika Serikat.

Hon menggunakan monitor Doppler yang terinspirasi dari fisikawan asal Swedia. Memanfaatkan prinsip ultrasuara yang kemudian dapat menampilkan citra janin.

Ultra-Sonography (USG) adalah alat diagnostik untuk melakukan pencitraan organ tubuh menggunakan ultrasuara.

Baca juga: Insan Medika & Universitas Respati Indonesia Membuka Program Kerja Sambil Kuliah Untuk Caregiver

2. Alat Pacu Jantung, Tahun 1960

Sejarah Alat Medis Kedokteran Alat Pacu Jantung (Pacemaker)
Alat Medis Kedokteran Alat Pacu Jantung (Pacemaker)

Adalah Wilson Greatbatch orang yang berjasa besar terhadap dunia medis. Berkat jasanya, kini semua rumah sakit wajib mempunyai alat pacu jantung yang berhasil menyelamatkan jutaan orang di seluruh dunia.

Pertama kali alat pacu jantung digunakan pada tahun 1960 di Rumah Sakit Veteran Buffalo untuk menyelamatkan seorang pasein 77 tahun.

Berkat alat temuan Greatbatch ini, pria 77 tahun tersebut berhasil hidup lebih lama hingga 18 bulan sejak penggunaan alat pacu jantung.

3. Computed Tomography Scanner (CT-Scan), Tahun 1971

Sejarah Alat Medis Kedokteran Alat Computed Tomography Scanner (CT-Scan)
Alat Medis Kedokteran Computed Tomography Scanner (CT-Scan)

Alat medis satu ini memanfaatkan pancaran sinar X untuk menghasilkan gambar yang akurat terhadap organ tubuh manusia khususnya diagnosa kepala saat pertama kali ditemukan oleh Dokter Hounsfield.

Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1971 dan terus mengalami perbaikan hingga menghasilkan alat CT-San yang dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit mematikan.

Dalam perjalananya, CT-San banyak mengalami penyempurnaan. Berangkat dari CT-San Generasi I yang hanya memiliki satu detektor dan menggunakan berkas Pencil Beam, hingga saat ini yang telah menggunakan Multi Slice Detector (MSCT) dan Dual Source CT (DSCT).

Baca juga: 5 Vitamin Yang Sangat Baik Untuk Orang Tua. Nomor 3 Sebaiknya Anda Konsumsi!

4. Pompa Insulin, Tahun 1973

Sejarah alat medis kedokteran pompa insulin
Sejarah alat medis kedokteran pompa insulin

Terobosan menggembirakan bagi semua pasien diabetes yang takut alat suntik. Kini cara memasukkan insulin ke dalam darah tidak hanya menggunakan alat suntik saja, melainkan bisa juga menggunakan alat pompa insulin.

Cara kerja pompa insulin sangat mirip seperti kerja pankreas. Seperti yang kita ketahui jika pankreas bekerja 24 jam non-stop setiap hari dengan menghasilkan insulin untuk menjaga gula darah tetap dalam batas aman.

Dean L. Kamen adalah orang yang berjasa dengan penemuanya alat medis Pompa Insulin ini pada tahun 1973. Sejak pertama kali ditemukan hingga sekarang, alat pompa insulin telah mengalami banyak penyempurnaan.

Kini, pompa insulin hanya berukuran telepon genggam yang dapat dibawa kemana saja tanpa memerlukan tempat khusus. Selain itu, pengukuran insulin juga dapat dipantau secara real-time.

5. Magnetic Resonance Imaging (MRI), Tahun 1977

Sejarah alat medis kedokteran Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Sejarah alat medis kedokteran Magnetic Resonance Imaging (MRI)

MRI memungkinkan dokter mempertimbangkan hal krusial tanpa harus melakukan operasi terlebih dahulu kepada pasien.

Pertama kali digunakan oleh Raymond Damadian pada tahun 1971 untuk melakukan uji coba terhadap hewan untuk membedakan jaringan tubuh abnormal dengan jaringan yang normal.

Kemudian pada tahun 1977, Damadian bersama rekannya Minkoff dan Goldsmith menggunakan MRI Scanner Indomitable pada tubuh manusia, pemeriksaan tersebut memakan waktu hingga 295 menit.

Baca juga: Fakta dan 10 Manfaat Bawang Putih Yang Mampu Memberantas Penyakit Mematikan Ini. Nomor 6 Tak Terduga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here