Peran Dan Fungsi Perawat Dalam Dunia Kesehatan Yang Tak Kalah Penting Dari Dokter

0
305
Peran Dan Fungsi Perawat Dalam Dunia Kesehatan Yang Tak Kalah Penting Dari Dokter
Peran Dan Fungsi Perawat Dalam Dunia Kesehatan Yang Tak Kalah Penting Dari Dokter

Time to read: 3 menit

Masih banyak masyarakat yang berpikir kalau peran perawat hanyalah untuk merawat pasien saja. Padahal faktanya, perawat memiliki peran dan fungsi yang lebih luas, bahkan tidak kalah pentingnya dari seorang dokter atau tenaga medis lainnya.

Di dalam dunia kesehatan, dokter, perawat, bidan, farmasi dan ilmu gizi merupakan profesi yang sama-sama memberikan pelayanan kesehatan. Namun pada dasarnya, dari setiap profesi tersebut, jenis pelayanan kesehatan yang diberikan berbeda-beda.

Adanya pembatasan peran serta fungsi ini dilakukan karena perbedaan ilmu pengetahuan, keahlian dan keterampilan yang berbeda-beda pada tiap profesi.

Meskipun begitu, mereka sama-sama dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas kepada masyarakat. Lalu, bagaimana peran dan fungsi perawat dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat?

Peran perawat

Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang RI No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, secara umum peran perawat meliputi:

1. Pemberi asuhan (care provider)

Dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, perawat dituntut untuk menerapkan keterampilan berpikir kritis dan memiliki keterampilan problem solving baik untuk menyelesaikan masalah serta pembuatan keputusan dalam konteks pemberian asuhan kepada pasien.

Pemberian asuhan kepada pasien dapat berupa bantuan fisik maupun psikologis yang dapat meringankan penyakit pasien agar kondisinya segera membaik.

2. Pemimpin komunitas (community leader)

Perawat terkadang tidak hanya berperan untuk merawat pasien, terkadang ia juga berperan sebagai pemimpin baik dalam suatu komunitas profesi atau sosial. Demikian pula dengan menerapkan kepemimpinan dan manajemen perawatan dalam menangani pasien dengan keluhan penyakit tertentu.

3. Pendidik (educator)

Dalam menjalankan perannya sebagai perawat, ia juga bertanggung jawab untuk mampu mendidik pasien dan keluarga pasien. Arahan dan bimbingan dari perawat diharapkan mampu membantu pasien agar lebih memperhatikan kesehatan dengan merubah pola hidupnya kearah yang lebih baik.

4. Pembela (advocate)

Selain memperhatikan kesehatan, perawat diharapkan dapat memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap hak-hak pasien sesuai dengan pengetahuan dan kewenangannya.

5. Peneliti (researcher)

Dengan berbagai kompetensi dan kemampuan intelektualnya, perawat diharapkan mampu melakukan penelitian sederhana dalam bidang keperawatan dengan cara menumbuhkan ide atau rasa ingin tahu dan mencari jawaban atas fenomena atau penyakit yang dialami pasien maupun komunitas di lingkungan kerjanya.

Fungsi perawat dalam dunia kesehatan

Fungsi merupakan suatu pekerjaan yang harus diselesaikan sesuai dengan perannya. Dalam konteks pelaksanaan peran perawat, maka ia diharuskan mampu mengerjakan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada pasien sesuai dengan kondisinya. Adapun fungsinya dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Independen

Dalam melaksanakan tugasnya, perawat diharapkan melakukannya secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Sama halnya dengan membuat keputusan ketika hendak melakukan tindakan kepada pasien berdasarkan ilmu pengetahuannya guna untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai perawat.

2. Dependen

Perawat dapat melakukan atau memberikan pelayanan perawatan kepada pasien atas perintah dokter. Walaupun perawat memiliki wewenang untuk melakukan tindakan, dokter tetap akan bertanggung jawab penuh terhadap tindakan tersebut.

3. Interdependen

Dalam memberikan pelayanan perawatan kepada pasien, perawat dapat bekerjasama dengan perawat lainnya, dokter, ahli gizi atau fisioterapi tergantung pada kondisi pasien.

Sikap yang harus dimiliki seorang perawat

Selain perawat harus memberikan perawatan secara komprehensif, ia juga harus memperhatikan kenyamanan dan kepuasan pasien. Hal ini bisa ditunjukan dengan sikap:

  • Caring. Sikap  peduli, hormat dan menghargai orang lain, yang artinya memberi perhatian dan mempelajari apa yang menjadi kesukaan pasien serta bagaimana caranya berpikir dan bertindak.
  • Sharing. Perawat senantiasa berbagi pengalaman dan saling bertukar cerita dengan pasien.
  • Smiling. Senyuman seorang perawat bisa meningkatkan rasa nyaman pasien.
  • Crying. Perawat dapat menerima respon emosional disaat senang maupun duka.
  • Touching. Sentuhan fisik maupun psikologis merupakan komunikasi bermakna dalam menunjukan rasa simpati.
  • Helping. Perawat siap membantu dan memberikan perawatan kepada pasien.
  • Believing in others. Meyakini bahwa orang lain memiliki keinginan dan kemampuan untuk selalu meningkatkan derajat kesehatannya.
  • Learning. Ada rasa untuk selalu belajar dan mengembangkan diri dan keterampilannya.
  • Respecting. Menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap orang lain dengan menjaga kerahasiaan pasien.
  • Listening. Perawat mau mendengar keluhan pasien.
  • Feeling. Merasakan dan memahami perasaan duka , senang, frustasi dan rasa puas pasien.
Jasa Layanan Perawat Home Care Terbaik di Rumah
Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDIS, PERAWAT ORANG SAKIT, PERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!
REFERENSI:

Kementrian Kesehatan RI (2017). Pusat Data dan Informasi. Diakses pada 25 Juni 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here