HomeFakta KesehatanIsi TTS dapat Cegah Kepikunan Dini pada Lansia, Mitos...

Isi TTS dapat Cegah Kepikunan Dini pada Lansia, Mitos atau Fakta?

Siapa yang tidak mengenal teka-teki silang (TTS)? Meskipun kuno, permainan ini tetap menjadi pilihan di beberapa kalangan. Pasalnya, selain seru TTS sekaligus juga dapat mengasah otak bagi yang memainkannya.

Perlu diketahui, mengisi TTS ternyata sangat bermanfaat bagi lansia, terutama penderita demensia alzheimer atau pikun. TTS diketahui menjadi salah satu cara untuk mencegah turunnya kemampuan kognitif lansia.

Pikun atau demensia alzheimer sendiri adalah gangguan kemampuan berpikir dan mengingat akibat penurunan fungsi jaringan otak. Kondisi ini biasanya terjadi seiring bertambahnya usia. Namun perlu diketahui, bahwa pikun bukanlah gejala yang normal saat proses penuaan.

Lalu, apakah benar mengisi TTS efektif untuk mencegah terjadinya pikun? Bagaimana carannya? Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Pikun: Ciri-ciri, Penyebab, Pencegahan dan Mengatasinya dengan Tepat

Benarkah bermain TTS dapat mencegah kepikunan dini?

Dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Mayo Clinic, Amerika Serikat, mereka menguji selama empat tahun dengan melibatkan 2000 lansia di Minnesotas dengan rentang usia rata-rata 70 tahun.

Para ilmuwan tersebut menguji keterlibatan lansia dengan kegiatan yang merangsang kognitif seperti kegiatan sosial, membuat kerajinan tangan, bermain komputer, hingga mengisi teka-teki silang.

Hasilnya, lansia yang aktif bermain komputer mengalami penurunan daya guna otak hingga 30%. Sedangkan lansia yang melakukan kegiatan seperti bersosialisasi dan membuat kerajinan, mengalami kerusakan daya guna otak sebesar 22-28%.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa lansia yang melakukan kegiatan mengasah otak seperti mengisi teka-teki silang (TTS) dapat mengurangi risiko kerusakan kognitif atau gangguan terjadinya pikun itu adalah fakta.

Bahkan, para lansia disarankan setidaknya melakukan kegiatan ini rutin, sekitar satu hingga 2 kali dalam seminggu.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Ini Wajib Dikonsumsi Untuk Mencegah Orang Tua Jadi Pikun

Manfaat mengisi TTS bagi lansia

Teka-teki silang bermanfaat untuk merangsang kerja otak sekaligus mencegah terjadinya penurunan fungsi otak. Selain itu, juga dapat membantu emosional lansia mudah terkontrol. Hal tersebut juga disampaikan dalam jurnal International Neuropsychological Society.

Tak hanya itu saja, bermain teka-teki silang juga memiliki manfaat lain bagi lansia, antara lain:

  • Melatih kerja otak,
  • Membantu meningkatkan keterampilan kognitif pada lansia,
  • Membantu meningkatkan kemampuan berpikir secara menyeluruh,
  • Meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah,
  • Mencegah pikun,
  • Meningkatkan kemampuan bersosialisasi,
  • Membantu dalam mendisiplinkan diri.

Tips menjaga kesehatan otak agar tidak terjadi pikun

Otak memiliki fungsi yang kompleks, seperti mengatur berbagai fungsi tubuh, memproses emosi, ingatan, kreativitas, kercerdasan, hingga menafsirkan informasi. Sehingga akan sayang sekali jika kesehatan otak terganggu hingga menyebabkan pikun.

Selain bermain teka-teki silang, berikut ini adalah beberapa tips agar kesehatan otak tetap sehat dan mencegah pikun, antara lain:

  • Melakukan meditasi,
  • Mendengarkan musik,
  • Meningkatkan kemampuan berbicara,
  • Belajar menggunakan alat musik,
  • Melakukan kegiatan yang disukai, seperti bercocok tanam.
  • Berolahraga
  • Tidur yang cukup

Bagi lansia, tak hanya fisik namun mental juga perlu diperhatikan. Menjaga kesehatan otak dan mental seperti bermain game teka-teki silang dapat membantu lansia untuk tetap sehat.


Insan Medika adalah perusahaan home care terbaik di Indonesia yang telah banyak mendapatkan penghargaan dari dalam dan luar negeri. Terdapat 4 layanan keperawatan profesional: PERAWAT MEDISPERAWAT ORANG SAKITPERAWAT LANSIA dan PERAWAT DISABILITAS live-in 24 jam. Pemesanan cepat, harga transparan dan garansi tak terbatas. Hubungi sekarang!

REFERENSI

Verywellehealth (2022). Do Crossword Puzzles Prevent Dementia?. Diakses pada 1 Januari 2023.

Healthline (2019). Sudoku or Crosswords May Help Keep Your Brain 10 Years Younger. Diakses pada 1 Jnuari 2023.

CNN Indonesia (2017). Catur dan TTS Bantu Cegah Pikun pada Lansia. Diakses pada 1 Jnuari 2023.

Jagan A. Pillai., Charles B. Hall., Dennis, W., Buschke, H., Richard B., and Verghese J., (2014). Association of Crossword Puzzle Participation with Memory Decline in Persons Who Develop Dementia. 17(6): 10.1017/S1355617711001111.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nofollow

Artikel Terbaru

Artikel Populer